Dugaan oknum Polisi RS Bhayangkara Makassar melakukan penipuan, Kabid Humas : Belum Ditemukan Dugaan Keterlibatan

MEDLINEINDONESIA – Takalar – Seorang IRT berinisial KUR (42) melaporkan seorang oknum Polisi yang bertugas di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar berinisial HL karena diduga melakukan penipuan dalam kerja sama bisnis catering di RS Bhayangkara Makassar.

Kabidhumas mengatakan bahwa terkait itu telah dilakukan proses penyelidikan dan belum ditemukan adanya dugaan keterlibatan Anggota Polri dalam dugaan penipuan tersebut.

Didik menjelaskan bahwa pemberitaan menyebutkan Oknum Polisi HL sebagai pelaku pidana Penipuan tidak bersesuaian dengan fakta dikarenakan proses pinjaman modal bisnis catering, dilakukan SA yang merupakan istri HL ke pelapor KUR (42).

Diketahui, dalam pemberitaan KUR (42) menyebut telah memberikan uang secara bertahap sebanyak 180 juta untuk bekerja sama dalam bisnis catering di rumah sakit Bhayangkara Makassar dengan iming iming bunga 10% dari hasil keuntungan dan dibayarkan tiap bulan.

Dijelaskan juga Didik, bahwa kendala penyidik, kesepakatan peminjaman tersebut dilakukan secara lisan dan tidak adanya Saksi yang mendengar atau mengetahui kesepakatan antara KUR dengan SA dan juga belum menyerahkan Rekening Koran terkait transfer uang yang masuk dari Rekening SA sehingga Penyidik belum bisa menentukan jumlah kerugian atas kerjasama tersebut.

Namun, kata Didik hasil Penyelidikan ditemukan bahwa SA ini telah mengirimkan Uang 244,6 juta berdasarkan bukti transfer Tapi KUR (42) mengklaim pembayaran tersebut hanya sebagai pembayaran bunga.

” Ya jadi Satreskrim Polrestabes Makassar akan melakukan Gelar Perkara untuk menentukan dapat tidaknya laporan tersebut ditingkatkan ke proses penyidikan guna memberikan kepastian hukum terhadap pelapor,” Ungkap Kabid Humas, Kamis (03/10).

Penemuan Mayat di Sungguminasa, Polres Gowa Lakukan Penyelidikan

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Personel Polres Gowa yang dipimpin oleh Kanit SPKT IPDA Asmil bersama Tim Inafis Polres Gowa segera mendatangi lokasi penemuan mayat pada Minggu pagi (29/09/2024), sekitar pukul 08.00 Wita, di Jalan Baso Dg Erang, kompleks Dinas Pertanian, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (30/09/2024).

Korban diketahui bernama Bahar (48), seorang buruh harian lepas yang beralamat di Jl. Mawas V No. 12, Kelurahan Mamajang Luar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Penemuan mayat ini bermula ketika saksi, Patimasang Dg. Caya, hendak mengambil daun pisang di belakang warung miliknya untuk keperluan membakar ikan.

Saat itu, ia melihat bercak darah di bawah tangga tempat almarhum Bahar tinggal. Merasa curiga, saksi kemudian memanggil korban dengan menyebut namanya, namun tidak ada jawaban.

Saksi kemudian memeriksa lebih dekat dan menemukan almarhum Bahar terbaring di tempat tidurnya tanpa bergerak, dengan darah terlihat di bagian mulut korban.

Menyadari situasi tersebut, Patimasang Dg. Caya segera keluar dan memanggil Galla Dg. Naba, saksi lainnya, untuk mengabarkan bahwa almarhum Bahar telah meninggal dunia di gubuknya.

Polres Gowa yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan penyelidikan. Tim Inafis telah mengamankan lokasi serta mengumpulkan bukti-bukti awal. Jenazah korban juga telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Gowa.

Humas Polres Gowa

Ikut Jejak Ayah Jadi Abdi Negara, Atlet Paralimpik Ini Masuk Bintara Polri

MEDLINEINDONESIA -Takalar – Siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Inklusif Polri dari jalur disabilitas, Rendi Arif Pratama, kini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Utara (Sumut). Rendi merupakan atlet paralimpik cabang olahraga atletik.

Pemuda 17 tahun ini mengatakan dirinya ingin mengikuti jejak Sang Ayah sebagai abdi negara. Ayahnya merupakan prajurit TNI AD yakni Sersan Kepala (Serka) Hendri Saputra.

“Saya ingin seperti ayah saya, menjadi abdi negara. Awal sebelum Polri membuka penerimaan anggota disabilitas, cita-cita saya jadi guru,” kata Rendi di SPN Polda Sumut, Hinai, Langkat, Sumut pada Minggu (29/9/2024).

Peraih medali perunggu cabang olahraga lari cepat 100 meter Peparpernas X 2023 ini menceritakan antusiasmenya saat tahu Polri membuka kesempatan untuk penyandang disabilitas menjadi seorang polisi. Kala itu dia membuka media sosial TikTok, dan melihat unggahan perihal kebijakan inklusif Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam penerimaan anggota, yaitu merekrut penyandang disabilitas.

“Awalnya saya lagi scroll media sosial, TikTok. Lalu saya jumpa FYP bahwa ada pembukaan siswa Bintara Polri untuk khusus disabilitas. Lalu saya langsung bilang ke orang tua bahwasanya ada pembukaan Bintara Polri untuk disabilitas.  Dan orang tua langsung mendukung dan kami mencari informasi lebih lanjut dengan pergi ke Polres Deli Serdang,” cerita Rendi yang juga peraih medali emas cabor Lempar Lembing Peparprov II Sumut.

Sesampainya di polres, personel SDM setempat lalu berbincang terkait persyaratan pendaftaran Bintara Polri jalur disabilitas. Singkat cerita, Rendi akhirnya mendapat nomor pendaftaran dan mengikuti serangkaian tes masuk Bintara Polri hingga dinyatakan lolos seleksi.

“Saat itu saya menyiapkan fisik saya, contohnya berenang dan berlari. Kemudian belajar untuk tes akademik,” ucap sulung dari tiga bersaudara ini.

Rendi sejak kecil mengaku berjuang untuk mandiri dan memilih menghadapi perundungan dari teman-temannya. Rendi lalu menyadari dirinya harus semangat dan ‘bangkit’ dari kondisi tersebut.

“Saya waku masih kecil saya pikir saya tidak disabilitas, saya pikir saya normal. Saya tahu saya disabilitas setelah teman-teman saya bilang saya cacat kelas 3 SD. Saya diejek teman saya. Kelas 6 juga saya diejek satu kelas, akhirnya saya ngadu. Lalu saya berpikir apakah saya harus selalu sedih? Jawabannya ‘tidak’. Saya melihat (penyandang) disabilitas yang lain, jadi saya harus lebih semangat dari mereka,” ungkap peraih medali perak cabang olahraga Lempar Cakram Peparprov II Sumut ini.

Dia bercerita ibunya pernah menguncinya di dalam sebuah ruangan. Dan ruangan itu, sambung Rendi, baru akan dibuka ibunya jika Rendi sudah bisa memakai baju sendiri. Rendi menuturkan hal tersebut merupakan salah satu cara ibunya mendidiknya untuk mandiri.

“Nggak lama saya ketuk (pintu) dari dalam, saya bilang sudah berhasil pakai baju sendiri. Ibu menangis terharu,” kata Rendi.

Rendi yang juga meraih medali perak di cabor Tolak Peluru Peparprov II Sumut ini menyampaikan kedua orang tuanya selalu melapangkan dadanya, dan memberi motivasi dirinya bisa mencapai cita-cita. Rendi menyebut kedua orang tuanya selalu menyebut dirinya anak istimewa.

“Kata orang tua, ‘Sabar saja, ini jalan kamu, ini takdir kamu. Tapi yakinlah suatu hari kamu bakal jadi apa yang kamu mau’. Motivasi lainnya, ‘Kamu itu istimewa, jadi jangan berkecil hati kalau diejek. Kamu lebih daripada yang lain, kamu itu istimewa’,” ungkap Rendi.

Rendi mengatakan sedari kecil juga ayahnya telah membekali dirinya dengan pengetahuan, semisal terkait komputer. Rendi menuturkan dia memiliki kemampuan di bidang komputer, sehingga dia yakin selain prestasi atletik, kemampuannya itu dapat memberi kontribusi untuk Polri.

“Mereka (orang tua) memberikan contoh agar saya tidak lemah atau dimanja-manja. Saya selalu dibuat mandiri. Saya yakin dengan kemampuan komputer saya dan saya yakin bisa bermanfaat untuk Polri,” ujar Rendi.

Pertama masuk SPN Polda Sumut sebagai siswa Bintara, Rendi mengaku kaget dengan kehidupan yang serba cepat, disiplin dan tegas. Namun di sisi lain dia terkesan dan bersyukur.

“Yang paling terkesan waktu saya datang kemari (SPN Polda Sumut), waktu disuruh cepat-cepat pakai baju dan sepatu. Saya merasakan, ‘Oh begini sekolah polisi’. Lama saya terbiasa. Dan kalau dulunya saya ngomong lemah lembut, sekarang saya berani tegas. Saya juga dulu tidak rapih dalam pakaian, sekarang sudah lebih rapih,” ucap Rendi.

Rendi pun bersyukur karena dia diperlakukan sama oleh siswa lainnya. Dia merasa diperlakukan setara.

“Di lingkungan SPN saya merasa rekan-rekan dan pengasuh, terutama pengasuh tidak ada bedakan satu dengan yang lain. Mau saya begini, mau saya begitu, sama di sini semua, rata,” kata remaja berusia 17 tahun ini.

Diketahui, Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, merekrut 16 penyandang disabilitas pada penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024 ini. Mereka terdiri dari 3 siswa Bintara perempuan dan 13 laki-laki.

Rekrutmen kelompok disabilitas menjadi anggota organik merupakan kebijakan inklusif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi menuturkan Jenderal Sigit yakin penyandang disabilitas mampu melakukan pekerjaan kepolisian.

“Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, ‘Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri’,” tutur Irjen Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Sigit padanya kala itu.

Kapolres Pimpin Apel Pagi, Tekankan Pengamanan Tahapan Kampanye Pilkada

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K., M.Si memimpin apel pagi di halaman Mapolres Takalar, Senin, 30/09/2024. Dalam apel tersebut, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mengamankan seluruh tahapan kampanye Pilkada yang kini memasuki fase krusial.

Dalam arahannya, AKBP Gotam Hidayat menyampaikan bahwa pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis. “Kami harus memastikan seluruh proses kampanye berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan,” tegas Kapolres di hadapan para personel.

Kapolres juga menekankan bahwa netralitas anggota Polri adalah hal mutlak dalam Pilkada ini. “Kita bertugas sebagai pelayan masyarakat yang menjaga agar proses demokrasi berjalan dengan lancar. Tidak boleh ada yang terlibat dalam politik praktis,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres meminta seluruh personel untuk meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini bertujuan agar setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini.

Mengakhiri arahannya, Kapolres AKBP Gotam Hidayat berharap seluruh anggota Polri dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri dan institusi Polri.

Pilkada di Kabupaten Takalar sendiri saat ini sedang memasuki tahapan kampanye yang diikuti oleh dua pasangan calon. Kampanye akan berlangsung selama 60 hari, mulai tanggal 25 September hingga tanggal 23 November sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara.

Puncak Projek P5 PAI Semarakkan Maulid Nabi di SD Negeri 135 INP. PASULEANG

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Takalar, 26 September 2024 – UPT Sekolah Dasar Negeri 135 INP Pasuleang, Kabupaten Takalar, berhasil menggelar puncak projek P5 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang berlangsung meriah di pelataran sekolah ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Bapak Muh. Darwis, S.Pd., MM.

Selain kepala dinas pendidikan, Hadir juga dalam acara ini, seluruh civitas akademika sekolah, mulai dari
-Fasilitator sekolah Penggerak (Bapak DR. H. Muhammad Anwar M.Pd)
-Korwil Pattallassang (Ibu Hj. nurmin S.Pdi., M.Pd)
-Pengawas PAI kecamatan Pattallassang (Ibu Hj. Ermawati S.Ag., MM)
-Pengawas Sekolah Penggerak (Ibu Hj. Hasna S.Pd)
Pengawas gugus (Bapak H. Nungka S.Pd)
-Ustadz H. Muhammad S.Pd Dg Tompo Sebagai Penceramah
-kepala sekolah, para guru, siswa-siswi, hingga orang tua murid.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar menyampaikan harapannya agar para siswa dapat meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW.

“Penting bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW sejak dini kepada anak-anak kita. Mari kita ajarkan mereka tentang akhlak yang baik, kejujuran, dan kasih sayang,” ungkapnya.

Beliau juga mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Bukan hanya materi yang dibutuhkan, tetapi juga dukungan moral dan perhatian yang penuh dari orang tua,” tambah Bapak Muh. Darwis.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah SDN 135 INP. PASULEANG ibu Ramlah S.Ag dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat meneladani sifat-sifat terpuji Rasulullah SAW. Beliau menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada anak-anak.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat memahami dan mengimplementasikan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan puncak proyek P5 PAI ini menjadi ajang bagi siswa-siswi untuk menampilkan hasil pembelajaran mereka. Berbagai kegiatan menarik dan edukatif disajikan, seperti Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Puisi dan tarian tradisional. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam dan meningkatkan keimanan mereka.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semangat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus terjaga di kalangan siswa-siswi UPT SD Negeri 135 INP Pasuleang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama Islam di sekolah dasar dapat dikemas dengan menarik dan menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Family Ikatan Cinta AFC Rayakan Milad ke-3 dengan Berbagi Kebahagiaan

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Dalam suasana penuh kegembiraan, grup “Family Ikatan Cinta” merayakan ulang tahun ke-3 dengan cara yang sangat istimewa. Acara tasyakuran yang berlangsung di SDN 135 Inp. Pasuleang, Kabupaten Takalar, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, grup “family Ikatan Cinta AFC” memilih untuk berbagi kebahagiaan dengan para siswa SDIPAS 135. Dalam acara ini, sejumlah siswa yang kurang mampu mendapatkan bingkisan spesial sebagai hadiah di hari yang istimewa tersebut. Gestur tulus dari grup ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Acara ini tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Melalui kegiatan berbagi ini, “Family Ikatan Cinta” telah menginspirasi banyak orang untuk turut serta dalam aksi sosial.

Puncak acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten takalar bapak Muh.darwis S.Pd., MM. Kehadiran beliau semakin menambah semarak acara dan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan positif seperti ini. Bapak Kepala Dinas mengapresiasi inisiatif grup “family Ikatan Cinta AFC” dan berharap kegiatan serupa dapat terus terlaksana.

Suasana kekeluargaan dan keakraban terjalin erat antara anggota grup, para siswa, serta tamu undangan yang hadir.

Dengan terselenggaranya acara tasyakuran ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di masyarakat. Grup “family Ikatan Cinta AFC” telah membuktikan bahwa dengan niat yang baik, kita dapat memberikan dampak positif bagi sesama, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan.

Jangan lupa nonton Film LEMBAYUNG di Bioskop terdekat, yang di bintangi AKTOR ” ARYA SALOKA ” & FILM KUPU-KUPU KERTAS yang di bintangi oleh AKTRIS ” AMANDA MANOPO “

Kasi Humas Polres Takalar Hadiri Sosialisasi Penggunaan Medsos bagi Anggota Polri dalam Rangka Pilkada Sulsel 2024

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Mewakili Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, Kasi Humas IPTU Abdul Karim didampingi Ps. Kasubsi Penmas AIPDA Aswan Sabil menghadiri kegiatan sosialisasi penggunaan media sosial bagi anggota Polri yang diselenggarakan oleh Bidang Humas Polda Sulsel, yang dihelat di Hotel Dalton Makassar, Rabu (25/09/2024).

Kegiatan ini digelar dalam rangka menghadapi Pilkada Sulawesi Selatan tahun 2024.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Korsahli Kapolri, Irjen Pol Hadi Gunawan, Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Nasri, Penasehat Ahli Kapolri Bidang Media Sosial, Rustika Herlambang, Karo Multimedia Div Humas Polri, Brigjen Pol Gatot Repli Handoko, serta pejabat utama Polda Sulsel, Kapolres jajaran Polda Sulsel dan Para Kasi Humas Jajaran Polda Sulsel.

Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh jajaran Polda Sulsel secara daring melalui aplikasi Zoom.

Dalam sambutannya, Korsahli Kapolri, Irjen Pol Hadi Gunawan, menyampaikan pesan dari Kapolri bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan personel Polri, terutama dalam manajemen media.

”Sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan personel Polri terkhusus manajemen media, terutama pada pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak tahun 2024, di mana media sosial juga berperan sebagai sarana informasi dan deteksi dini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari staf dan penasehat ahli Kapolri, yang memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai strategi penggunaan media sosial yang efektif dalam mendukung tugas-tugas Polri selama pelaksanaan Pilkada 2024.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh jajaran Polri dalam mengelola informasi di media sosial secara bijak dan tepat guna selama tahapan Pilkada berlangsung.

Serius Tangani Korupsi, Gerbong Mutasi Di Polres Takalar Kembali Bergerak

MEDLINEINDONESIA – Takalar – Setelah sebulan Kapolda Sulsel mengeluarkan TR Mutasi ditingkat jajaran Polda Sulsel selanjutnya Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K, M.Si juga mengeluarkan TR Mutasi ditingkat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Takalar sebagai langkah kongkrit dalam upaya untuk menyegarkan struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di lingkungan kepolisian dalam bentuk penyegaran di internal Polres Takalar demi meningkatkan kepercayaan serta pelayanan pada masyarakat. Dimana diketahui salah satu yang mengalami pergantian Pejabat yaitu Kanit Tipidkor Polres Takalar yang dijabat oleh Iptu Ahmad Saleh, SH.,MH yang telah dipromosikan menjabat sebagai Kapolsek Pattallassang selanjutnya Jabatan Kanit Tipidkor diamanahkan kepada Ipda Asrul Anwar, S.Sos yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Galesong Utara, Mutasi tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolres Takalar Nomor : 15/IX/2024. Tertanggal 19 September 2024. Sabtu, (21/09/24).

Ipda Asrul yang telah mengemban tugas baru sebagai Kanit Tipidkor merupakan Personil Polres Takalar yg telah berpengalaman di bidang Reskrim khususnya di Unit Tipidkor yg dimana sejak tahun 2010 sudah menjadi Penyidik Tipidkor Polres Takalar dan telah menangani berbagai kasus Korupsi yang sempat menyita publik khususnya di Kabupaten Takalar yaitu diantaranya Kasus Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di RS. H.Padjonga Dg. Ngalle yang menetapkan Direktur dan beberapa ASN serta pihak swasta yang terlibat menjadi tersangka, Kasus Korupsi di Dinas PUPR yang menetapkan tersangka Kepala Dinas, pihak swasta dan beberapa ASN di Dinas PUPR, Kasus Korupsi di Dinas Perikanan dan Kelautan yang juga menetapkan tersangka Kadis dan beberapa ASN dilingkup Dinas tersebut, Kasus Korupsi di Bapelitbang yang menimbulkan Kerugian Negara hingga mencapai 2,8 Milyar yang akhirnya menetapkan Kepala Badan dan beberapa pejabat ASN di lingkup Bapelitbang serta pihak swasta turut menjadi tersangka serta Kasus Korupsi di beberapa Desa di Takalar terkait penyalahgunaan keuangan Desa yang turut menjadikan tersangka Kepala Desa dan Perangkat Desanya.

Selain penanganan kasus tindak pidana korupsi, pada tahun 2021 Ipda Asrul juga pernah mendapatkan penghargaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Takalar atas “Kerjasama Criminal Justice System (CJS) sehingga Penanganan Tindak Pidana Korupsi menjadi lebih Efektif dan Efisien”. Ipda Asrul yang sekarang ini sedang menyelesaikan study Magister Hukumnya di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, saat di konfirmasi via telepon selulernya mengatakan bahwa, “Amanah yang diberikan merupakan tugas dan tanggung jawab yang wajib untuk dilaksanakan khususnya bidang Pencegahan dan Penindakan Tipidkor dan Insya Allah kami akan bekerja semaksimal mungkin, karena selain pengalaman yang dimiliki untuk menjadi Penyidik Tipidkor juga perlu memiliki keberanian dan integritas agar ke depan citra Polri semakin baik dan semakin dicintai masyarakat”. Tutupnya.

Polres Takalar Gelar Program Jum’at Curhat Dengan Warga Massamaturu

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Masjid Nurul Ilahi, Dusun Bulu’ bumbung, Desa Massamaturu, Kecamatan Polut, Kabupaten Takalar
menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Jumat Curhat Polres Takalar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat.

Acara ini merupakan bagian dari upaya Polres Takalar untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta mendengarkan dan mencari solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat. Jum’at, 20 September 2024.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pengurus Masjid Nurul Ilahi dan dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Takalar.

Dalam sambutannya, AKBP Gotam Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sempat hadir dalam kegiatan ini, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dengan Kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Polut Kabupaten Takalar.

Kapolres juga mengimbau warga untuk mewujudkan Pilkada damai, tetap menjaga kerukunan antar warga, tidak terprovokasi dengan berita Hoax, dan menjaga silaturahmi meski berbeda pilihan.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres berpesan agar warga selalu disiplin dalam berlalu lintas, melengkapi surat-surat dan kelengkapan saat berkendara demi terciptanya Kamseltibcar Lantas.

Melalui kegiatan Jum’at Curhat ini, Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat menyerahkan bantuan puluhan paket sembako kepada warga pra sejahtera di Dusun Bulu’ bumbung, Desa Massamaturu.

Turut hadir dalam kegiatan Jum’at tersebut, Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, Kasat Binmas AKP Ahmad Koembara, Kabag Ren AKP Sudirman, Kapolsek Polut IPTU M. Faisal, Kades Massamaturu Lukman Nyau, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Desa Massamaturu.

Srikandi Brimob Competition 2024 Selesai, Berikut Daftar Para Juaranya

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita Ke-76 Tahun 2024, Polwan Korps Brimob Polri telah selesai menggelar kompetisi Srikandi Brimob Competition 2024 yang berlangsung di Mako Brimob Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat Pada Sabtu (14/9/2024).

Dimulai dari tanggal (11, 13 dan 14 September 2024) Perlombaan ditutup dengan Lomba lari 10K bagi Polwan Brimob dan 5K bagi Ibu-Ibu Bhayangkari PG06 Korps Brimob Polri.

Puncak Perlombaan tersebut turut dihadiri langsung Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han., Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Drs. Rudy Harianto, M.Si., Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Para Pejabat Utama Korbrimob Polri serta Ketua/Wakil Ketua dan Para Pengurus Bhayangkari PG06 Korbrimob Polri.

Adapun Para Pemenang Srikandi Brimob Competition 2024 sebagai berikut;
A. Srikandi Brimob Challenge

  1. Bripda Lidya Sat Wanteror Pas Gegana
  2. Bripda Putri Sat Jibom Pas Gegana,
  3. Bripda Aina Sat Wanteror Pas Gegana,
  4. Bripda Ike Sat Wanteror Pas Gegana,
  5. Bripda Fatya Pasukan Gegana.

B. Srikandi Brimob Shooter
Kategori Senapan:

  1. Bripda Ike Sat Wanteror Pas Gegana
  2. Bripda Istri Sat Jibom Pas Gegana
  3. Bripda Dinda Sat Wanteror Pas Gegana
  4. Bripda Rizka Satbrimob Polda Jabar
  5. Kompol Laksana Satbrimob Polda Jabar

Kategori Pistol:

  1. Birgpol Loja Pasukan Gegana,
  2. Bripda Fatya Pasukan Gegana,
  3. Bripda Ike Sat Wanteror Pas Gegana,
  4. Bripda Dena Sat Wanteror Pas Gegana,
  5. Bripda Widya Sat Wanteror Pas Gegana.

C. Srikandi Brimob Run
Kategori 10K

  1. Bripda Dena Sat Wanteror Pas Gegana,
  2. Brigpol Hasnih Pasukan Gegana,
  3. Brigpol Cici Pas Pelopor,
  4. Bripda Widya Sat Wanteror Pas Gegana,
  5. Bripda Putri Sat Jibom Pas Gegana,

Kategori 5K

  1. Ibu Dini Reza Arief Dewanto,
  2. Ibu Doriz Martha,
  3. Ibu Koni Fitriani,
  4. Ibu Wenda Purnama,
  5. Ibu Ruth Efrida.

Ditlantas Polda Sulsel.Berkomitmen memberikan prioritas untuk pengawalan Ambulance,

MEDLINEINDONESIA – SULAWESI SELATAN – Dirlantas Polda Sulsel. KBP. Karsiman S. Ik, MM, berkomtmen memberikan prioritas untuk pengawalan Ambulance,

”Alhamdulillah, sudah kami sampaikan kepada seluruh Kasatlantas jajaran Polda Sulsel memberikan prioritas untuk pengawalan Ambulance, “kata Kombes Pol Karsiman didepan awak media, 10 September 2024.

Karsiman berharap dengan adanya pengawalan maka pengawalan jenazah yang terkesan ugal-ugalan dan tak terkontrol, dapat di minimalisir.

Dirinya juga berharap apa yang dilakukan jajaran Ditlantas Polda Sulsel dapat ditindak lanjuti oleh jajaran Polsek Wilayah.

”Kami juga berharap agar Polsek-Polsek wilayah dapat pro aktif dan menindak lanjuti kemudian memback up personil yang melakukan pengawalan, “tutup Alumni AKPOL tahun 95 itu.

Jumat Curhat Polres Takalar di Tamasaju, Kasat Binmas Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada Takalar 2024

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Kepolisian Resor (Polres) Takalar melalui Satuan Binmas kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dengan masyarakat Desa Tamasaju, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat (16/09/2024) siang.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid Nurul Aqidah dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Takalar AKP Ahmad Koembara, SH, di dampingi oleh Kapolsek Galut IPTU Agusalim Gama, SH, Bhabinkamtibmas Desa Tamasaju Aiptu Herman, dan sejumlah personel Binmas Polres Takalar.

Dijelaskan AKP Ahmad Koembara kepada warga, Jumat Curhat ini merupakan program Bapak Kapolri Jendral Polsi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Program ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menyerap aspirasi dan informasi terkait situasi Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat.

“Program Bapak Kapolri ini sebagai wadah aspirasi, curhat, aduan, termasuk kritik masyarakat terhadap kinerja polisi,” ujarnya

Melalui program ini, kata Ahmad Koembara, Polri dalam hal ini Polres Takalar bisa mengetahui kondisi masyarakat di lapangan yang kemudian menjadi acuan untuk memaksimalkan pelayanan Kepolisian.

“Masyarakat bisa curhat persoalan apa saja yang kiranya selama ini mungkin belum tersalurkan dengan baik kepada pihak Kepolisian,” tambahnya.

Kegiatan Jumat Curhat ini secara rutin dilaksanakan oleh Polres Takalar. Kegiatan digelar baik pada tingkat Polres maupun seluruh Polsek jajaran.

Kasat Binmas juga berpesan agar masyarakat bisa saling mengingatkan, apabila terjadi gangguan Kamtibmas segera hubungi Polres Takalar atau Polsek terdekat.

Jelang pelaksanaan Pilkada Takalar tahun 2024, sekiranya kita semua tetap menjaga situasi Kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax, tutup AKP Ahmad Koembara.

Kegiatan Jumat Curhat diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako bagi warga sekitar yang membutuhkan.

Sambut Hari lalu Lintas Ke 69, Polantas Polres Takalar Gelar Bakti Sosial

MEDLINEINDONESIA -TAKALAR – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalulintas (Polantas) Ke 69, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Takalar menggelar Bakti Sosial kerja bakti bersih-bersih tempat ibadah di beberapa Masjid dalam wilayah Kabupaten Takalar, Kamis (12/09/2024).

Kegiatan Bakti Sosial bersih-bersih tempat ibadah (Masjid) ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Takalar IPTU H. Sukri Liwang, S.Sos., M.H di tiga masjid yang berbeda diantaranya, Masjid Agung Takalar, Masjid Nurul Ilmi SMP 2 Takalar dan Masjid Nurul Ikhsan Kalampa’.

Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat melalui Kasat Lantas IPTU Sukri Liwang, S.Sos., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial kerja bakti bersih-bersih masjid ini merupakan wujud kepedulian Polri, dalam hal ini Satuan Lalu Lintas Polres Takalar terhadap kebersihan tempat ibadah, dan juga sebagai bentuk kedekatan Polri dengan Masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti di Masjid-masjid ini merupakan salah satu program dalam rangka menyambut HUT Polantas Ke 69 dan wujud kepedulian Polri terhadap tempat ibadah,” kata IPTU H. Sukri Liwang.

Dikatakannya bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut lokasi dan tempat yang dibersihkan diantaranya membersihkan lantai ruang sholat dalam, tempat wudhu, toilet dan teras luar mesjid.

Disamping itu Kasat Lantas menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan itu juga menjadi wujud kepedulian sosial Polri guna menumbuhkan rasa simpati dan empati kepada Masyarakat serta merekatkan hubungan silaturahmi dengan Masyarakat.

“Harapan kami semoga dengan kegiatan ini nantinya dapat membentuk tali silaturahmi dan hubungan emosional yang baik dengan masyarakat, dan menjadi contoh yang baik bagi warga terhadap kepedulian akan kebersihan tempat ibadah,” pungkasnya.

Sat Narkoba Resor Takalar Amankan Pengguna Narkoba Jenis Sabu

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Takalar kembali mengungkap kasus penyalahgunaan psikotropika. Kali ini polisi mengamankan FA (18), warga Desa Tamasaju, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Minggu, 08/09/2024.

Pelaku diamankan oleh Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Takalar di rumahnya di Desa Tamasaju, Kecamatan Galut saat sedang menggunakan barang haram tersebut.

Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K., M.Si melalui Kasat Narkoba AKP Andi Aldiansyah, SE menjelaskan, pelaku diamankan bersama barang bukti satu sachet paket narkoba di dalam plastik klip tembus pandang. Selain itu, juga diketemukan barang bukti berupa seperangkat alat hisap dari botol bekas air mineral.

Juga ditemukan barang bukti berupa satu plastik klip kosong bekas pakai. Kemudian sebuah sendok dari sedotan plastik warna merah, yang salah satu ujungnya dipotong runcing dan satu unit Hand Phone. “ Dalam pengungkapan ini, ditemukan 0,0664 gram narkoba jenis sabu,” ungkap Andi Aldiansyah, Rabu (11/09).

Lanjut kata Aldi, pelaku ditangkap berdasarkan adanya laporan warga masyarakat setempat yang resah dengan adanya aktivitas penyalahgunaan Narkoba diwilayah Tamasaju.

“FA ini juga di tahun 2023 ketika saya menjadi Kapolsek Galsel, pernah tersangkut perkara hukum dalam kasus Pembusuran, dan baru keluar dari penjara, warga setempat resah dengan aktivitas FA yang sering menggunakan sabu dan akhirnya melapor ke pihak Kepolisian”, jelas Kasat Narkoba.

Dari keterangan FA mengatakan kalau barang bukti jenis sabu tersebut ia peroleh dari seseorang yang tidak ia kenal dan dibeli dengan harga Rp. 200.000.,-

“saat ini pelaku ditahan di Mapolres Takalar untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku FA dijerat Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 ayat 1 huruf a, Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Strategi Polri Amankan Pilkada Serentak 2024

MEDLINEINDONESIA – Jakarta – Polri memaparkan strategi pengamanan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024. Hal tersebut disampaikan dalam Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bako Humas) yang digelar hari ini, Selasa (10/9/2024).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, acara Bako Humas sangat penting. Sebab di era saat ini adalah kolaborasi bukan kompetisi.

“Tentu Bako Humas merupakan bagian daripada komunikasi strategis yang penting. Kita ketahui pernah mengalami yang tanpa kita prediksi yaitu Covid-19. Tanpa kolaborasi tentu tidak terselesaikan dengan cepat dalam penanganan khususnya terkait persoalan bangsa,” kata Trunoyudo.

Saat ini, kata Trunoyudo, Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak usai penyelenggaraan pilpres dan pileg.

“Tentu demokrasi hal yang diamanatkan dalam undang-undang dalam satu frame baik pancasila, uud 45, bhinneka tunggal ika dan NKRI. Ini dilegalkan artinya secara konstitusi diatur masyarakat kita punya hak untuk memilih dalam rangka mengubah nasib masing-masing dalam hal memilih pimpinan daerahnya. Polri tidak bisa bekerja sendiri dan ini adalah hal yang kolaboratif,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Trunoyudo membacakan amanat Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho dengan tema ‘Strategi Polri Dalam Rangka Pengamanan Pilkada 2024 Guna Terciptanya Situasi Aman dan Kondusif’.

“Pilkada menjadi tonggak penting dalam agenda demokrasi indonesia dimana masyarakat secara langsung memilih pemimpin untuk daerah mereka,” katanya.

Namun setiap pilkada tidak hanya ajang politik, tetapi juga menguji kestabilitas keamanan suatu daerah. Polri sebagai garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki peran sentral untuk memastikan bahwa proses pilkada berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Tahun 2024 menandai momen krusial bagi Polri menghadapi pilkada dimana tantangan keamanan semakin kompleks dgn adanya dinamika sosial dan politik yang berkembang sangat cepat,” ujarnya.

Trunoyudo menjelaskan, untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman, Polri telah menyiapkan strategi yang terukur. Salah satu pilar strategi ini adalah penguatan pengamanan sejak tahap pra pilkada, dimana dalam tahap pilkada yang pernah dilaksanakan sering muncul konflik antar pendukung calon, penyebaran hoaks dan potensi gangguan keamanan lainnya.

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan Polri meningkatkan patroli dan pengawasan yang tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya secara intensif serta berkoordinasi yang erat dengan instansi terkait.

“Untuk mencegah potensi terjadi kerusuhan dan gangguan keamanan lainnya sebelum berkembang jadi masalah yang lebih nyata dan besar,” ucapnya.

Ia menambahkan, Polri juga melakukan pendekatan dan keterlibatan aktif dengan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan yang menjadi kunci membangun dukungan publik secara luas terhadap upaya menjaga keamanan selama pilkada.

Polri, ujarnya, juga selalu berupaya menciptakan kesadaran tentang pentingnya menjaga perdamaian dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung. Peningkatan kualitas personel juga menjadi fokus utama dalam persiapan polri menghadapi pilkada 2024 dgn melakukan pelatihan intensif dan simulasi situasi darurat.

“Polri memastikan bahwa setiap personelnya menghadapi berbagai tantangan yang mungkin akan terjadi mulai dari pengamanan pemungutan suara, hingga penanganan konflik sosial serta meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung operasional keamanan,” katanya.

Trunoyudo mengatakan, sistem pemantauan digital, analisis data dan penggunaan aplikasi mobile memungkinkan Polri untuk merespons secara cepat dan efektif terhadap perkembangan situasi di lapangan serta mengkoordinasikan lintas sektoral dengan instansi terkait lainnya.

Menurut Trunoyudo, tugas pengamanan pilkada bukan hanya tugas Polri tetapi juga menjadi tanggungjawab seluruh elemen bangsa.

“Polri telah melakukan pemetaan melalui indeks potensi kerawanan pilkada sebagai dasar melaksanakan operasi. Mantap Praja dan Satgas Nusantara Cooling System untuk menjaga situasi aman, damai dan kondusif selama tahapan pemilu dan pilkada serentak di 2024,” katanya.

Polri juga melakukan deklarasi pemilu bersama dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan langkah-langkah implementasi kepolisian berbasis wilayah yang dikenal dengan istilah Asta Siap, dengan maksudnya 8 persiapan yang dijadikan acuan pemolisian berbasis dampak melalui satuan tugas terpadu.

“Antara lain siap peranti lunak, siap posko, siap personel, siap latihan pra operasi, siap sarana dan prasarana, siap anggaran, siap masyarakat, siap terhadap kondisi kambtibmas,” katanya.

Melalui upaya kolaboratif dengan berbagai pihak terkait, lanjut Trunoyudo, Polri menunjukan komitmen yang kuat menghadirkan proses demokrasi yang berkeadilan, aman dan bermartabat bagi seluruh masyarakat indonesia pada saat Pilkada nanti.

“Saya berharap kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk terus memperkuat hubungan antara Polri dan semua pihak kementerian, lembaga, badan dan stakeholders lainnya,” ucapnya.

Tingkatkan Silaturahmi, Kepala Kelurahan Bajeng Shalat Jumat Bersama Warga Kampung Luang.

MEDLINEINDONESIA – Takalar – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat, Kepala Kelurahan Bajeng, [Nama Kepala Kelurahan], melaksanakan shalat Jumat bersama warga Kampung Luang, Lingkungan Biring-Balang, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, pada hari Jumat 06 September 2024.

Kegiatan ibadah bersama ini menjadi momen berharga bagi seluruh warga untuk beribadah secara berjamaah dan sekaligus bersilaturahmi dengan pemimpin setempat. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian Kepala Kelurahan terhadap kebutuhan spiritual warga dan upaya untuk membangun komunikasi yang lebih intens.

HUSRIADI M, SE , M.Si Kepala kelurahan bajeng  menyampaikan bahwa kegiatan shalat Jumat bersama ini akan menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan di berbagai lingkungan di Kelurahan Bajeng. Hal ini bertujuan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan shalat berjamaah, kita dapat saling mengenal lebih dekat dan bahu-membahu membangun Kelurahan Bajeng yang lebih baik,” ujar [Nama Kepala Kelurahan].

Sementara itu, Daeng Sitaba menyambut baik inisiatif Kepala Kelurahan dalam melaksanakan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga untuk merasa lebih diperhatikan dan diayomi oleh pemerintah.

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan shalat Jumat bersama ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin mempererat tali silaturahmi antara kami dengan pemerintah,” ujar Daeng Sitaba

Police Go To School, Kasat Lantas Polres Takalar Jadi Pembina Upacara Bendera di Sekolah

MEDLINEINDONESIA – TAKALAR – Berbagai cara dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Takalar dalam melakukan sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas), salah satunya dengan menghadirkan personel untuk menjadi Inspektur Upacara (Irup) Bendera di sekolah-sekolah atau lebih dikenal dengan Police Go To School.

Hal tersebut terlihat pada pagi ini ketika personel Polres Takalar melalui Kasat Lantas IPTU H. Sukri Liwang, S.Sos., MH memimpin jalanya Upacara Bendera di SMP Negeri 2 Takalar dan sekaligus menggelar sosialisasi tertib dalam berlalulintas kepada peserta Upacara, Senin (02/09/2024).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas IPTU H. Sukri Liwang, S.Sos., MH menerangkan bahwa kegiatan Police Go To School ini sudah menjadi program rutin Satlantas Polres Takalar yang dilaksanakan secara bergantian ke sekolah-sekolah. Pelaksanaan Upacara Bendera ini juga merupakan salah satu cara atau media untuk membina kepribadian dan karakter sebagai warga negara Indonesia.

“Jadi, ini juga merupakan salah satu bentuk kegiatan sosialisasi dari Satlantas Polres Takalar yaitu dengan menjadi pembina Upacara dalam Upacara Bendera rutin pada sekolah-sekolah,” ungkap Kasat Lantas.

Saat pelaksanaan Upacara, dalam amanat kami mengajak kepada seluruh peserta Upacara khususnya para siswa-siswi SMP Negeri 2 Takalar untuk menjadi pelopor keselamatan dalam berlalulintas.

Dalam Edukasi memberikan penekanan khususnya kepada pelajar diantaranya terkait penguatan 4 pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, serta ditekankan kepada siswa untuk tidak terjerumus dalam hal yang sifatnya merugikan diri sendiri dan orang lain seperti tidak boleh menaiki kendaraan bermotor sebelum cukup umur dan memiliki SIM, mengendarai kendaraan secara ugal ugalan, menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi tekhnis (brong), dan mengendarai kendaraan tidak lengkap (tidak membawa STNK, SIM dan helm).

“Kami juga menyampaikan pesan-pesan pentingnya disiplin berlalulintas, selain itu mengajak para siswa-siswi untuk tetap menanamkan sikap disiplin, rajin belajar dalam menuntut ilmu,” tambahnya.

Dengan hadirnya pihak Kepolisian dilingkungan sekolah yang secara intensif dilaksanakan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada para siswa-siswi, diharapkan akan tercipta budaya berlalulintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Kabupaten Takalar.

“Kehadiran Polri di sekolah yang dalam hal ini dari jajaran Satlantas Polres Takalar sebagai pembina Upacara Bendera ini, tidak hanya menjadi momen penting dalam memperingati hari Senin, tetapi juga sebagai wadah untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada generasi muda.

“Semoga dengan diselanggarakannya sosialisasi dan himbauan keselamatan berlalulintas di sekolah-sekolah dapat mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya dan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan berlalulintas di kalangan siswa-siswi semua. Mulai dari sekarang mari ditanamkan jiwa untuk tertib dalam berlalulintas,” tutup Kasat Lantas. (Asw19)

Sabet Juara Tingkat Nasional Desa Bebas Stunting, Desa Bontoloe Jadi Incaran Studi Tiru

MEDLINEINDONESIA – Takalar – Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, desa yang dikenal ramah ini menjadi destinasi studi tiru bagi peserta dari Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut keberhasilan Desa Bontoloe dalam penanganan dan pencegahan stunting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Desa Bontoloe, Rabu 28 Agustus 2024.

Hadir dalam kegiatan ini :
-Camat galesong
-Camat Kei Besar Kabupaten Maluku tenggara dan Rombongan
-Kepala desa bontoloe dan staff
-Ketua TP. PKK Kecamatan Galesong
-Ketua TP. PKK Desa Bontoloe
-Kepala Dusun Se-Desa Bontoloe
-Ketua BPD Desa bontoloe dan
-Ketua Bumdes Desa Bontoloe

Keberhasilan Desa Bontoloe dalam menekan angka stunting  mengantarkannya meraih juara 1 Tingkat Nasional dalam kategori Intervensi Sensitif Bebas Stunting Award 2023.

Desa Bontoloe dalam mengatasi masalah stunting tidak lepas dari berbagai upaya inovatif yang telah dilakukan secara konsisten. Program-program yang digagas dan dilaksanakan secara terpadu telah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Mulai dari penyediaan makanan bergizi, peningkatan akses pelayanan kesehatan, hingga edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang.

Berbagai  inovasi yang dilakukan oleh pemdes bontoloe menjadi daya tarik bagi peserta studi tiru. Inovasi ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

H. Amir Guliling, SE., MM (kepala Desa Bontoloe), menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih dan terimakasih atas kepercayaan untuk menjadkan desa bontoloe sebagai tempat belajar bagi peserta studi tiru dari luar provinsi.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, kita bisa mengatasi masalah stunting. Dan terimakasih kami ucapkan kepada peserta dari kecamatan kei besar, kabupaten Maluku tenggara provinsi Maluku yang mempercayakan kepada desa kami sebagai tempat belajar bagaimana mencegah dan menangani Stunting secara spesifik” ujarnya.

Lebih lanjut, Amir Guliling menjelaskan bahwa “keberhasilan Desa Bontoloe tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader posyandu, tokoh agama, hingga masyarakat luas. Semua pihak terlibat aktif dalam upaya pencegahan stunting. Mulai dari pemberian makanan tambahan, penyuluhan kesehatan, hingga perbaikan sanitasi lingkungan,” imbuhnya.

Sementara itu bapak IKHSAN LARIGAU camat galesong menyampaikan bahwa ini adalah bukti nyata, bahwa dengan komitmen dan kerjasama yang baik dapat mengatasi suatu permasalahan termasuk permasalahan Stunting

“Prestasi yang diraih Desa Bontoloe ini merupakan bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama yang baik, kita dapat mengatasi masalah stunting. Kami berharap kunjungan studi tiru ini dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi para peserta dari Maluku, sehingga mereka dapat menerapkannya di daerah masing-masing,” ujar Camat Galesong IKHSAN LARIGAU

Dengan keberhasilan yang telah diraih, Desa Bontoloe berharap dapat terus menjadi role model dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. Selain itu, Desa Bontoloe juga berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui berbagai program pembangunan.

Bagi daerah lain yang ingin mengikuti jejak Desa Bontoloe, kepala desa bontoloe memberikan pesan agar terus berupaya dan tidak mudah menyerah.

“Kuncinya adalah konsistensi dan kerja sama yang baik antara semua pihak. Dan terapkan 5 pilar strategi nasional dalam menghadapi zero Stunting yaitu :
1. Komitmen dan visi kepemimpinan
2. Kampanye Nasional dan komunikasi perubahan perilaku
3. Konvergensi, Koordinasi, Konsolidasi, Program pusat, Daerah, dan Desa
4. Gizi Dan ketahanan Pangan
5. Pemantauan dan Evaluasi. Lakukan hal tersebut” tutupnya.

Sabet Juara Tingkat Nasional Desa Bebas Stunting, Desa Bontoloe Jadi Incaran Studi Tiru

MEDLINEINDONESIA – Takalar – Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, desa yang dikenal ramah ini menjadi destinasi studi tiru bagi peserta dari Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut keberhasilan Desa Bontoloe dalam penanganan dan pencegahan stunting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Desa Bontoloe, Rabu 28 Agustus 2024.

Hadir dalam kegiatan ini :
-Camat galesong
-Camat Kei Besar Kabupaten Maluku tenggara dan Rombongan
-Kepala desa bontoloe dan staff
-Ketua TP. PKK Kecamatan Galesong
-Ketua TP. PKK Desa Bontoloe
-Kepala Dusun Se-Desa Bontoloe
-Ketua BPD Desa bontoloe dan
-Ketua Bumdes Desa Bontoloe

Keberhasilan Desa Bontoloe dalam menekan angka stunting  mengantarkannya meraih juara 1 Tingkat Nasional dalam kategori Intervensi Sensitif Bebas Stunting Award 2023.

Desa Bontoloe dalam mengatasi masalah stunting tidak lepas dari berbagai upaya inovatif yang telah dilakukan secara konsisten. Program-program yang digagas dan dilaksanakan secara terpadu telah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Mulai dari penyediaan makanan bergizi, peningkatan akses pelayanan kesehatan, hingga edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang.

Berbagai  inovasi yang dilakukan oleh pemdes bontoloe menjadi daya tarik bagi peserta studi tiru. Inovasi ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

H. Amir Guliling, SE., MM (kepala Desa Bontoloe), menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih dan terimakasih atas kepercayaan untuk menjadkan desa bontoloe sebagai tempat belajar bagi peserta studi tiru dari luar provinsi.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, kita bisa mengatasi masalah stunting. Dan terimakasih kami ucapkan kepada peserta dari kecamatan kei besar, kabupaten Maluku tenggara provinsi Maluku yang mempercayakan kepada desa kami sebagai tempat belajar bagaimana mencegah dan menangani Stunting secara spesifik” ujarnya.

Lebih lanjut, Amir Guliling menjelaskan bahwa “keberhasilan Desa Bontoloe tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader posyandu, tokoh agama, hingga masyarakat luas. Semua pihak terlibat aktif dalam upaya pencegahan stunting. Mulai dari pemberian makanan tambahan, penyuluhan kesehatan, hingga perbaikan sanitasi lingkungan,” imbuhnya.

Sementara itu bapak IKHSAN LARIGAU camat galesong menyampaikan bahwa ini adalah bukti nyata, bahwa dengan komitmen dan kerjasama yang baik dapat mengatasi suatu permasalahan termasuk permasalahan Stunting

“Prestasi yang diraih Desa Bontoloe ini merupakan bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja sama yang baik, kita dapat mengatasi masalah stunting. Kami berharap kunjungan studi tiru ini dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi para peserta dari Maluku, sehingga mereka dapat menerapkannya di daerah masing-masing,” ujar Camat Galesong IKHSAN LARIGAU

Dengan keberhasilan yang telah diraih, Desa Bontoloe berharap dapat terus menjadi role model dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. Selain itu, Desa Bontoloe juga berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui berbagai program pembangunan.

Bagi daerah lain yang ingin mengikuti jejak Desa Bontoloe, kepala desa bontoloe memberikan pesan agar terus berupaya dan tidak mudah menyerah.

“Kuncinya adalah konsistensi dan kerja sama yang baik antara semua pihak. Dan terapkan 5 pilar strategi nasional dalam menghadapi zero Stunting yaitu :
1. Komitmen dan visi kepemimpinan
2. Kampanye Nasional dan komunikasi perubahan perilaku
3. Konvergensi, Koordinasi, Konsolidasi, Program pusat, Daerah, dan Desa
4. Gizi Dan ketahanan Pangan
5. Pemantauan dan Evaluasi. Lakukan hal tersebut” tutupnya.

Semangat Gotong Royong!!! Pemerintah Kelurahan Maradekaya Bersama TNI-POLRI Gelar Kerja Bakti

MEDLINEINDONESIA -Takalar – Sabtu 24 Agustus 2024 –Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, Lurah Maradekaya Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar bersama seluruh stafnya bahu-membahu menggelar kegiatan gotong royong. Acara yang melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan mahasiswa ini bertujuan membersihkan sepanjang jalan penghubung antara Kelurahan Maradekaya dan Desa Moncongkomba.

Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada [tanggal] ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kental di tengah masyarakat. Dengan penuh antusias, para peserta bersama-sama membersihkan jalan dari sampah, rumput liar, hingga material lainnya yang mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan.

Lurah Maradekaya Hamzahari, S.I.P menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Gotong royong ini bukan hanya sekedar membersihkan jalan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga dan instansi terkait. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain membersihkan jalan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Para peserta diberikan pemahaman tentang dampak negatif dari sampah yang berserakan dan cara-cara mengelolanya dengan baik.

Bhabinkamtibmas menambahkan, “Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata dari sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.”

Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, jalan penghubung antara Kelurahan Maradekaya dan Desa Moncongkomba kini menjadi lebih bersih.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai